Minggu, 22 Februari 2015

SEMESTER INI...

“Ilmu adalah sebuah penyatuan” dimana pemahaman menjadi bagian terpenting dalam perumusannya. Semua orang bisa merasakan nikmatnya ilmu jika mereka mau berfikir dan terus berusaha menemukan apa saja yang perlu diketahui untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Walaupun memulainya dari sisi mana dan seperti apa. Tapi intinya ilmu yang bermanfaat...

Semua memang diawali dari kata Nol, dan mungkin Nol besar. Itulah yang menjadi dasar seseorang untuk mulai mencari sebuah jati diri dari kekurangannya. Pertanyaan yang yang mungkin sering terlintas adalah seberapa kuat, mampu, bisa dan mudah kita menjadi seperti apa yang kita inginkan. Tentu jawaban itu kita bisa temukan setelah kita mau untuk mencobanya.
Dan memang benar,,, kita tidak bisa menghakimi orang lain itu hebat atau bodoh dan begitu juga dengan diri sendiri. Kemampuan yang kita miliki atau biasa disebut orang sebagai “Kapasitas” orang yang satu dengan yang lainnya itu berbeda. Terutama yang berkaitan dengan kemampuan intelektual.

Kemempuan intelektual memang lebih digemari dan lebih dominan dari kemampuan fisik. Saya juga masih bingung kenapa demikian, padahal mereka memiliki keterkaitan satu sama lain yang tidak bisa dipisahkan. Tapi ini hanya pernyataan saya, mungkin ada pernyataan yang lebih baik dari ini... :) mungkin bagi mereka sangat mudah untuk cepat mengerti, namun berbeda dengan saya yang harus terus berusaha untuk bisa ( intinya saya harus ekstra untuk bisa seperti mereka).

Tik tok tik tok... waktu berjalan tanpa terasa dan berlalu begitu cepat, mungkin karena kesibukan yang begitu banyak dan berat, hingga lupa menghitung waktu yang telah terlewati ckckckc,,, kenanganpun bermunculan sejadinya, dengan ingatan-ingatan yang sedikit memudar dengan beberapa foto folder dan hape menyisakan senyum yang hanya bisa dimengerti sendiri :). Sangat menyenangkan untuk mengingatnya, susah dan senang menjadi teman dalam merlewatinya selama ini.

Dan akhirnya KRS pun kembali tercentang,,, yang tanpa disadari bahwa saya sudah semester VI. Wow,,, sebentar lagi akan bertemu dengan si PEMBUAT GALAU para mahasiswa akhir. Panik??? Tentu tidak, karena semuanya akan terus berjalan. tapi mungkin sedikit tegang karena memang bisa terlihat pada senior-senior saya yang sudah menjalaninya. . . hehehehe

Namun bagaimana dengan pilihan, apakah kalian pernah memilih??? Banyak yang menjadi korban atas beberapa pilihan namun itulah pilihan yang bergandengan dengan konsekuensinya. Saya merasakan itu, mulai dari kemampaun dalam berorganisasi hingga penurunan prestasi akademik menjadi korban dari pilihan. Saya menyadari bahwa semua yang terjadi adalah konsekuensi dari pilihan saya.

Semakin keatas maka akan semakin tumpul, memang benar. Tapi itu hanya berlaku bagi para pejabat yang berdompet. Berbeda dengan Mahasiswa yang harus siap menghadapi tantangan dan menemukan sebuah solusi. Semakin tinggi semester, maka semakin besar tingkat kesulitan yang akan di hadapi. Namun yang paling sering terjadi dan susah untuk dihindari yaitu godaan akan MALAS. Jadi tetap Fokus pada tujuan itu sangat penting.

Dan jangan lupa satu hal, saat ini sudah memasuki tahun 2015, yang artinya sebentar lagi kita akan menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) pada akhir tahun 2015 ini, sebagai seorang mahasiswa (Rimbawan) segala sesuataunya perlu dipersiapkan, mulai dari peningkatan kualitas SDM hingga penguasaan akan ilmu pengetahuan pada bidang masing-masing menjadi syarat mutlak untuk dipenuhi. Organisasi hanyalah sebagai penunjang kesuksesan dan akademik menjadi keharusan anda. Ingat,,, kesuksesan seseorang terlihat dari seberapa besar usaha yang dia lakukan dan seberapa besar nasib merubah kehidupannya.


“Semakin lama anda berjalan semakin sering anda menemukan batu, namun berhati-hatilah dengan batu kerikil”.:)